Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Komitmen RS M. Djamil Dukung Ketersediaan Darah untuk Masyarakat



Padang – RSUP Dr. M. Djamil Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketersediaan darah yang aman dan mencukupi bagi masyarakat melalui kegiatan donor darah dan sosialisasi layanan kesehatan yang digelar di Kantor Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang, Minggu (19/7), bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Unit Pengelola Darah Rumah Sakit (UPDRS) RS M. Djamil tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak pagi, warga yang berolahraga maupun beraktivitas di kawasan Car Free Day tampak antusias mendatangi lokasi untuk menjadi pendonor darah sukarela sekaligus memperoleh informasi mengenai berbagai layanan kesehatan yang tersedia di RS M. Djamil.

Suasana kegiatan berlangsung semarak dengan dukungan tenaga kesehatan dan petugas UPDRS yang memberikan pelayanan donor darah secara profesional serta edukasi mengenai pentingnya donor darah secara rutin. Masyarakat juga diberikan pemahaman tentang manfaat donor darah, baik bagi penerima maupun bagi kesehatan pendonor.

Kepala Unit Pengelola Darah Rumah Sakit (UPDRS) RS M. Djamil, Dr. dr. Zelly Dia Rofinda, Sp.PK., Subsp.B.D.K.T.(K), Subsp.H.K.(K), mengatakan kegiatan donor darah merupakan agenda rutin sebagai bentuk kepedulian rumah sakit dalam membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.

"Donor darah ini merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan sebagai upaya membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan. Kami juga ingin mengajak masyarakat agar menjadikan donor darah sebagai gaya hidup sehat sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama. Setetes darah yang didonorkan dapat memberikan harapan hidup bagi pasien yang memerlukan transfusi darah, seperti pasien yang menjalani operasi, ibu melahirkan dengan perdarahan, penderita talasemia, maupun pasien dalam kondisi kegawatdaruratan lainnya," ujar Dr. dr. Zelly.

Menurutnya, donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi pasien yang membutuhkan transfusi, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan pendonor karena dapat membantu merangsang pembentukan sel darah merah baru sehingga mendukung proses regenerasi darah dalam tubuh.

Selain itu, setiap calon pendonor terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan dasar, meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, serta kondisi kesehatan umum. Pemeriksaan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi masyarakat untuk memantau kondisi kesehatannya secara berkala.

Sebagai bentuk apresiasi, seluruh pendonor memperoleh pengganti nutrisi setelah mendonorkan darah. RS M. Djamil juga menyediakan doorprize bagi 50 pendonor pertama sebagai penghargaan atas partisipasi mereka dalam mendukung aksi kemanusiaan tersebut.

Dr. dr. Zelly menilai tingginya antusiasme masyarakat menjadi indikator meningkatnya kesadaran untuk berbagi melalui donor darah. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak instansi, komunitas, dan masyarakat luas sehingga kebutuhan darah di rumah sakit dapat terus terpenuhi.

"Kami berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menjadi pendonor darah sukarela secara rutin. Donor darah bukan hanya menyelamatkan nyawa orang lain, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan pendonor apabila dilakukan sesuai ketentuan. Dengan semakin banyak pendonor sukarela, ketersediaan darah yang aman dan berkualitas akan tetap terjaga sehingga pelayanan kepada pasien dapat berjalan secara optimal," tutupnya.