RS M. Djamil Teguhkan Peran Rumah Sakit Pendidikan dalam Penguatan Program Subspesialis Obgin
Sumbar - RS M. Djamil terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan kedokteran dan pengembangan layanan kesehatan melalui keterlibatannya dalam Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Obstetri dan Ginekologi Program Subspesialis Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan asesmen lapangan tersebut.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan pelaksanaan asesmen lapangan memiliki makna yang sangat penting, tidak hanya bagi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Tetapi juga bagi RS M. Djamil sebagai rumah sakit pendidikan yang menjadi wahana utama dalam pembelajaran klinik bagi peserta didik kedokteran. Keberadaan Program Studi Obstetri dan Ginekologi Program Subspesialis memiliki nilai strategis bagi RS M. Djamil sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama (RSPPU).
Program pendidikan tersebut tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran. Tetapi juga memperkuat kapasitas rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak secara komprehensif, pelayanan reproduksi, serta layanan subspesialistik yang semakin dibutuhkan oleh masyarakat.
“Semakin banyak program pendidikan spesialis dan subspesialis yang terselenggara dengan mutu yang baik, semakin besar pula kontribusi RS M. Djamil dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional melalui pemerataan dokter spesialis dan subspesialis yang kompeten di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Dr. Dovy di Aula Student Center Prof. dr. M. Syaaf Fakultas Kedokteran Unand Kampus Jati.
Ia menegaskan sinergi yang telah terbangun antara Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan RS M. Djamil menjadi modal penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan kedokteran yang unggul. “Kolaborasi antara institusi pendidikan dan rumah sakit pendidikan menjadi fondasi dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesionalisme, kemampuan klinis, etika, serta jiwa kepemimpinan yang mampu menjawab berbagai tantangan pelayanan kesehatan di masa depan,” sebutnya.
Dr. Dovy juga menyampaikan akreditasi bukanlah sebuah tujuan akhir, melainkan bagian dari proses peningkatan mutu yang dilakukan secara berkelanjutan atau continuous quality improvement. Oleh karena itu, seluruh rangkaian asesmen lapangan disambut sebagai kesempatan untuk melakukan evaluasi, pembelajaran, serta penyempurnaan dalam penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis dan subspesialis.
“Kami mengajak seluruh sivitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, para dosen, pembimbing klinik, tenaga kesehatan, dan seluruh civitas RS M. Djamil untuk terus memperkuat budaya mutu, profesionalisme, integritas, kolaborasi, serta inovasi demi menghasilkan lulusan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Pelaksanaan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Obstetri dan Ginekologi Program Subspesialis Fakultas Kedokteran Universitas Andalas berlangsung hingga 11 Juli ini dipimpin oleh Ketua Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes), Prof. Dr. dr. H. Muhammad Rusda, M.Ked, Sp.OG, Subsp.FER, bersama anggota tim asesor Dr. dr. H. Nasrudin A.M, Sp.OG, Subsp. Obginsos, MARS, M.Sc, FISQua dan Dr. dr. Fitri Hartanto, Sp.A, Subsp. TKPS.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Senat Fakultas Kedokteran Unand Prof. Dr. dr. Masrul, M.Sc, Sp.GK(K), Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, dr. Rauza Sukma Rita, Ph.D dan manajer, Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/RS M. Djamil, Dr. dr. Bobby Indra Utama, Sp.OG(K), Subsp.Urogin.RE, serta jajaran pimpinan dan manajemen RS M. Djamil.
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Dr. dr. Sukri Rahman, Sp.THT-BKL, Subsp.Onk (K), FACS, FFSTED, menyampaikan proses akreditasi menjadi momentum penting untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan subspesialis berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan. “Kami berharap kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan RS M. Djamil semakin kuat dalam mencetak dokter subspesialis yang unggul, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ucap Dr. Sukri.
Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Andalas, Dr. Hefrizal Handra, M. Soc. SC, menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak dalam menjaga keberlanjutan pengembangan pendidikan tinggi kesehatan. “Penguatan program pendidikan spesialis dan subspesialis merupakan bagian dari upaya Universitas Andalas dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan sekaligus mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan nasional,” tukasnya.(*)
