Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ditlantas Polda Sumbar Luncurkan Kampanye "Astaga Bercanda", Ajak Masyarakat Tak Abaikan Helm Meski Berkendara Jarak Dekat



Padang – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menghadirkan pendekatan baru dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara melalui kampanye kreatif bertajuk "Astaga Bercanda". Program ini mengusung pesan yang ringan, komunikatif, namun sarat makna untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, agar selalu menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor.

Kampanye tersebut mengangkat dialog yang kerap terdengar di tengah masyarakat, yakni ungkapan "Deket kok, ngapain pakai helm?" yang kemudian dijawab dengan kalimat tegas, "Kepala kamu bukan suku cadang." Pesan ini dirancang untuk mematahkan anggapan bahwa perjalanan jarak dekat tidak memerlukan perlengkapan keselamatan.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., mengatakan kampanye ini sengaja dikemas dengan gaya yang lebih dekat dengan masyarakat agar mudah dipahami dan diingat tanpa terkesan menggurui.

"Kami ingin mengubah pola pikir masyarakat bahwa memakai helm bukan karena ada polisi atau karena takut ditilang, melainkan karena ingin melindungi diri sendiri. Jarak dekat bukan jaminan bebas dari kecelakaan. Keselamatan harus menjadi prioritas setiap kali berkendara, sejauh apa pun perjalanan yang ditempuh," ujar Kombes Pol. Reza.

Menurut Ditlantas Polda Sumbar, berbagai fakta di lapangan menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas dengan tingkat fatalitas tinggi justru sering terjadi tidak jauh dari lingkungan tempat tinggal pengendara. Risiko kecelakaan tidak ditentukan oleh jauh atau dekatnya perjalanan, tetapi dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kelalaian pengendara, kondisi jalan, hingga situasi lalu lintas yang tidak dapat diprediksi.

Karena itu, Ditlantas menegaskan pentingnya membiasakan penggunaan helm berstandar SNI setiap kali berkendara, termasuk saat menempuh perjalanan singkat menuju lingkungan sekitar.

"Kalimat 'Kepala kamu bukan suku cadang' menjadi pengingat bahwa nyawa tidak bisa diganti. Jika terjadi benturan pada kepala akibat kecelakaan, dampaknya bisa sangat fatal. Karena itu, biasakan menggunakan helm berstandar SNI dan pastikan terpasang dengan benar sebelum berkendara," tambah Kombes Pol. Reza.

Melalui kampanye "Astaga Bercanda", Ditlantas Polda Sumatera Barat berharap dapat membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan sekaligus menekan angka korban kecelakaan di jalan raya. Keselamatan berkendara diharapkan menjadi kebutuhan dan kesadaran setiap individu, bukan semata-mata karena adanya penegakan hukum, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri dan keluarga yang menanti di rumah.