Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ditkrimsus Polda Sumbar Bongkar Modus Mafia Solar Subsidi di Padang



Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang terus terjadi di sejumlah wilayah di Padang akhirnya memicu tindakan tegas aparat kepolisian. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sumatera Barat menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU di Kota Padang selama tiga hari berturut-turut, sejak Kamis hingga Sabtu (21–23 Mei 2026).

Sidak yang dipimpin langsung Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Andry Kurniawan, mengungkap dugaan praktik mafia BBM subsidi yang selama ini diduga menjadi penyebab langkanya solar subsidi di tengah masyarakat.

Dalam sidak tersebut, petugas menemukan sejumlah kendaraan yang diduga melakukan praktik “lansir” atau pembelian BBM subsidi secara berulang untuk kemudian dijual kembali. Modus yang digunakan pun terbilang nekat.

Petugas mendapati kendaraan yang telah dimodifikasi dengan tangki berkapasitas besar di luar standar pabrikan. Selain itu, ditemukan pula kendaraan dengan pelat nomor yang diduga bisa diganti-ganti demi mengelabui petugas agar dapat mengisi solar subsidi berkali-kali di berbagai SPBU.

“Temuan ini memperkuat dugaan adanya praktik penyelewengan distribusi BBM subsidi sehingga menyebabkan kelangkaan BBM di tengah masyarakat,” tegas Kombes Pol Andry Kurniawan.

Tak hanya menyasar kendaraan mencurigakan, Ditkrimsus Polda Sumbar juga memberikan teguran keras kepada pengelola SPBU agar tidak melayani pengisian BBM subsidi melebihi kuota yang telah ditetapkan pemerintah.