Solok - Upaya penanganan darurat bencana banjir terus dilakukan oleh Kodam XX/TIB. Personel dari Bekangdam XX/TIB melaksanakan pengantaran logistik bagi korban banjir melalui jalur Danau Singkarak, mengingat akses darat menuju lokasi terdampak dinyatakan terputus total, sejak terjadinya banjir dan bencana longsor di Sumbar
Pengiriman bantuan diberangkatkan pada pukul 11.35 WIB dari titik keberangkatan menuju Daerah Paninggahan, salah satu wilayah yang terdampak bencana. Melalui jalur perairan Danau Singkarak, tim berhasil menempuh jarak 12 mil, dan tiba di lokasi pada pukul 13.20 WIB.
Dukungan logistik yang disalurkan merupakan hasil sinergi Forkopimda dan Kodam XX/TIB, sebagai bentuk respon cepat terhadap kebutuhan mendesak masyarakat. Bantuan ini mencakup kebutuhan dasar bagi para pengungsi dan warga yang terdampak bencana.
Kabekangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Kolonel Cba Arie Prabuadi, S.E., menjelaskan “Pelaksanaan tugas pengantaran logistik tersebut diperkuat oleh empat personel TNI AD dari Bekangdam XX/TIB, yang bertanggung jawab memastikan bantuan tiba dengan aman dan tepat sasaran melalui jalur danau singkarak yang menjadi satu-satunya akses transportasi sementara”. Ujar Kabekangdam
TNI dalam hal ini Kodam XX/TIB, bersama pemerintah daerah dan relawan terus memonitor kebutuhan lanjutan di lapangan. Posko terpadu juga disiagakan untuk memastikan distribusi berjalan efektif, merata, dan tepat sasaran. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
Dengan tersalurnya bantuan logistik secara cepat dan terencana, diharapkan masyarakat Sumatera Barat dapat segera bangkit dari dampak bencana dan kembali menjalankan aktivitas dengan kondisi yang lebih stabil dan aman.
