Padang-Lintasinter.com- Polisi Sektor Padang Barat melakukan pemeriksaan sertivikat vaksin terhadap pengendara yang melintasi kawasan Ir. H. Juanda, Flamboyan Baru, Kec. Padang  Barat di depan Kantor Polsek Padang Barat, Rabu (09/12/21). 

Kompol Martin, SH, MH, Lulusan Brimob 96 yang saat ini menjabat sebagai Kapolsek Padang Barat mengatakan, Pengendara roda dua yang tidak bisa memperlihatkan bukti sertifikat vaksin, maka petugas langsung menganjurkan untuk melaksanakan vaksin yang telah disediakan. Itu semua dilakukan demi meningkatkan pencapaian vaksinasi dan meningkatkan Herd Community (kekebalan kelompok) di Kecamatan Padang Barat.

Padang Barat ini merupakan daerah Wisata yang banyak dikunjungi oleh masyarakat Padang Barat maupun masyarakat dari Luar Padang Barat. Selain itu sibuknya masyarakat dalam bekerja guna mencukupi kebutuhan sehari-hari, sehingga sulit meluangkan waktu untuk melaksanakan vaksinasi.

Kegiatan ini dimulai dari jam 09:WIB hingga jam 15:00 WIB. Per jam 13:30, puluhan masyarakat yang belum vaksin dan yang tidak bisa melihatkan sertivikat vaksin, telah malakukan vaksinasi di Polsek Padang Barat.



"Kegiatan ini dalam rangka percepatan pencapaian target Sumbar Sadar Vaksin di Kecamatan Padang Barat. Saat ini capaian vaksinasi di Padang Barat sudah mencapai 90% lebih, dan sudah masuk zona hijau. Walaupun demikian kita tetap laksanakan anjuran vaksinasi sebanyak mungkin." Pungkas Kapolsek Padang Barat.

Kegiatan ini tidak hanya dilakukan kali ini saja, sebelumnya Polsek Padang Barat telah malaksanakan percepatan vaksinasi  di berbagai tempat di Kecamatan Padang Barat, seperti di Pasar Raya Padang. 

Semoga dengan dilaksanakan kegiatan ini, dapat meringankan dan membantu masyarakat untuk melaksanakan vaksin serta vaksinasi kususnya di Kecamatan Padang Barat tercapai sebanyak-banyaknya, harap Lulusan Brimob angkatan 86 Murad.

Salah seorang pengendara Wahyudi Eka Putra menyambut baik kegiatan yang dilakukan  oleh Polsek Padang Barat, sebab dengan kesibukannya, ia tidak sempat untuk datang ke Puskesmas atau ke tempat vaksin lainnya. Sehingga ia tidak bisa melakukan vaksin. Padahal ia sudah lama  merencanakan untuk laksanakan vaksinasi.(ZH)
 
Top