10 Tahun Tak Sadarkan Diri, RS. M. Djamil Kerahkan Tim Dokter Multidisiplin Tangani Gustina
PADANG – RSUP Dr. M. Djamil Padang bergerak cepat memberikan penanganan medis terhadap Gustina Putri Ningsih (26), perempuan asal Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, yang telah mengalami kondisi tidak sadarkan diri selama kurang lebih 10 tahun.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pasien, RSUP M. Djamil bersama RSUD dr. Rasidin Padang menerjunkan tim dokter multidisiplin untuk melakukan asesmen langsung ke kediaman Gustina di Kompleks Asabri, Kelurahan Padang Sarai, Jumat (30/10/2026).
Tim medis dipimpin Direktur Layanan Operasional RSUP M. Djamil, drg. Ade Palupi Muchtar, MARS, dengan melibatkan dokter spesialis neurologi, anestesi, dan rehabilitasi medik.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengevaluasi kondisi kesehatan Gustina secara menyeluruh sekaligus menentukan kebutuhan penanganan medis lanjutan.
Dalam kegiatan itu, drg. Ade Palupi Muchtar didampingi Direktur RSUD dr. Rasidin Padang, dr. Lismawati, Sp.PA, M.Biomed, M.M, M.K.M. Kedua rumah sakit berkoordinasi untuk memastikan proses asesmen hingga rencana perawatan dapat berjalan optimal.
drg. Ade mengatakan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi antara RSUP M. Djamil dan RSUD dr. Rasidin dalam memberikan perhatian serta pelayanan kesehatan kepada Gustina.
"RS M. Djamil sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan RSUD dr. Rasidin. Hari ini kami bergerak cepat dan turun langsung ke rumah Gustina Putri Ningsih bersama tim dokter dari kedua rumah sakit untuk melakukan asesmen terhadap kondisi pasien," ujarnya.
Ia menjelaskan, keterlibatan dokter dari berbagai disiplin ilmu diperlukan agar kondisi pasien dapat dievaluasi secara komprehensif. Hasil asesmen tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan medis berikutnya.
Lebih lanjut, drg. Ade menegaskan bahwa perhatian rumah sakit terhadap Gustina tidak berhenti pada kunjungan tersebut. RSUP M. Djamil bersama RSUD dr. Rasidin akan terus melakukan koordinasi dan memantau perkembangan kondisi pasien.
"InshaAllah, Gustina Putri Ningsih akan kami rawat di RS M. Djamil. Kami akan terus mengikuti perkembangan kondisinya dan memastikan penanganan medis yang dibutuhkan dapat diberikan secara optimal," ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmen kedua rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik melalui sinergi tenaga medis dan fasilitas kesehatan yang dimiliki.
"Kami akan memberikan yang terbaik untuk Gustina. Kami juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar seluruh proses penanganan berjalan lancar dan Gustina diberikan kekuatan serta kesembuhan," tuturnya.
Sebelumnya, kondisi Gustina menjadi perhatian publik setelah Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mengunjungi kediamannya. Berdasarkan keterangan keluarga, Gustina mulai mengalami kondisi tersebut setelah menjalani operasi usus buntu di salah satu rumah sakit di Kota Padang.
Dengan keterlibatan tim medis dari kedua rumah sakit, diharapkan Gustina dapat memperoleh penanganan kesehatan secara berkelanjutan sesuai hasil pemeriksaan dan kebutuhan medisnya.
