Solok — Masyarakat Jorong Koto, Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, mempertanyakan kapan akses air bersih dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga masyarakat.
Permasalahan ini mencuat di tengah suasana Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah yang seharusnya menjadi momen kebahagiaan bagi masyarakat.
Keterbatasan akses air bersih membuat sebagian warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini dinilai cukup ironis, mengingat air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan.
“Saat ini memang ada beberapa sumber atau akses air bersih di Jorong Koto dan Jorong Pasa. Namun, kami tidak tahu kenapa belum bisa dimanfaatkan secara merata oleh masyarakat,” ujar salah seorang warga Jorong Koto yang enggan disebutkan namanya.
Menurut warga, ketidakmerataan distribusi air bersih ini telah berlangsung cukup lama dan belum menunjukkan adanya solusi yang jelas. Akibatnya, sebagian masyarakat harus mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan air, terutama pada momen penting seperti perayaan Lebaran.
Warga berharap pemerintah nagari maupun pihak terkait dapat segera turun tangan untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem distribusi air bersih di wilayah tersebut.
"Permasalahan ini diharapkan menjadi perhatian serius. Solusi konkret segera dihadirkan oleh pihak berwenang demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh," Tutupnya.
Permasalahan ini mencuat di tengah suasana Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah yang seharusnya menjadi momen kebahagiaan bagi masyarakat.
Keterbatasan akses air bersih membuat sebagian warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini dinilai cukup ironis, mengingat air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan.
“Saat ini memang ada beberapa sumber atau akses air bersih di Jorong Koto dan Jorong Pasa. Namun, kami tidak tahu kenapa belum bisa dimanfaatkan secara merata oleh masyarakat,” ujar salah seorang warga Jorong Koto yang enggan disebutkan namanya.
Menurut warga, ketidakmerataan distribusi air bersih ini telah berlangsung cukup lama dan belum menunjukkan adanya solusi yang jelas. Akibatnya, sebagian masyarakat harus mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan air, terutama pada momen penting seperti perayaan Lebaran.
Warga berharap pemerintah nagari maupun pihak terkait dapat segera turun tangan untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem distribusi air bersih di wilayah tersebut.
"Permasalahan ini diharapkan menjadi perhatian serius. Solusi konkret segera dihadirkan oleh pihak berwenang demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh," Tutupnya.
