Politeknik ATI Padang Perkuat Budaya K3 melalui Sharing Session
PADANG – Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Untuk memperkuat pemahaman tersebut, Program Studi Teknik Industri Agro Politeknik ATI Padang menggelar sharing session K3 yang diikuti dosen dan tenaga pendidik.
Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan wawasan sekaligus membangun budaya keselamatan kerja, baik di lingkungan akademik maupun sebagai bekal menghadapi dunia industri.
Sharing session dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Teknik Industri Agro Politeknik ATI Padang, Dr. Maryam, MP, IPM, ASEAN Eng.
Dalam sambutannya, Dr. Maryam menekankan bahwa penerapan K3 tidak semata-mata berkaitan dengan pemenuhan regulasi, tetapi juga perlu menjadi bagian dari kesadaran dan kebiasaan dalam menjalankan aktivitas kerja.
“Budaya K3 harus menjadi bagian dari kebiasaan kerja, sehingga keselamatan dan efisiensi dapat berjalan secara beriringan,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dan diskusi interaktif yang menghadirkan tiga narasumber dari Prodi Teknik Industri Agro Politeknik ATI Padang yang juga merupakan Ahli K3 Umum, yakni Erwinsyah Sipahutar, M.T., Khairun Nadiyah, M.Eng. (M.Gt.), dan Fera Afriyuni, M.T.
Ketiganya merupakan Ahli K3 Umum yang telah mendapatkan sertifikasi kompetensi melalui PT Cendikia Solusi Nusantara (Professional HSE Consultant) bekerja sama dengan Politeknik ATI Padang.
Dalam sesi pemaparan, para narasumber membahas sejumlah aspek penting K3, termasuk pemahaman mengenai induksi K3 serta penerapan prinsip-prinsip keselamatan dan kesehatan kerja dalam aktivitas sehari-hari.
Erwinsyah Sipahutar mengatakan, pemahaman terhadap K3 perlu dibangun sejak awal agar setiap individu memiliki kesadaran untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan menerapkan langkah pencegahan di lingkungan kerja.
“Pentingnya induksi K3 serta implementasi nyata prinsip-prinsip K3 untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif adalah poin penting dari kegiatan ini,” ujar Erwinsyah.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif sehingga peserta dapat mengaitkan materi K3 dengan kondisi dan kebutuhan di lingkungan akademik maupun dunia industri.
Melalui kegiatan tersebut, Prodi Teknik Industri Agro Politeknik ATI Padang berharap pemahaman dan kesadaran mengenai K3 semakin kuat, sekaligus dapat diterapkan dalam aktivitas akademik dan menjadi bekal bagi sivitas akademika dalam menghadapi tuntutan keselamatan kerja di dunia industri.
