RSUP Dr. M. Djamil terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan sekaligus edukasi kepada masyarakat. Pada Kamis (16/4), rumah sakit di bawah naungan Kementerian Kesehatan RI ini bersama Departemen THT-KL Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/RSUP Dr. M. Djamil serta Perhati-KL Sumbar memperingati World Voice Day 2026 yang digelar di Taman Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan.
Kegiatan yang mengusung tema “Caring for Our Voices!” (Merawat Suara Kita!) ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan suara sebagai bagian dari kualitas hidup. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan edukatif, dengan melibatkan tenaga medis, akademisi, serta masyarakat yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil yang diwakili oleh Direktur Layanan Operasional, drg. Ade Palupi Muchtar, MARS menegaskan suara memiliki peran yang vital dalam kehidupan manusia. “Suara merupakan bagian penting dari kehidupan manusia. Suara adalah alat komunikasi utama yang memungkinkan kita menyampaikan ide, emosi, dan kepribadian, sekaligus menjadi identitas unik setiap individu,” kata drg. Ade.
Turut dihadiri Ketua Departemen THT-KL dr. Jacky Munilson,Sp. THT-BKL Subsp. Oto (K) FICS, Ketua Perhati-KL Sumbar dr. Novialdi, Sp. THT-BKL, Subsp. L.F. (K), FICS, Pengurus Perhati-KL Dr. dr. Effy Huriyati, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K)., FICS, staf pengajar, perawat dan masyarakat.
Ia juga menambahkan bagi sejumlah profesi seperti guru, penyanyi, penyiar, dan tenaga pelayanan publik, suara bahkan menjadi aset utama dalam menjalankan pekerjaan. “Lebih dari itu, kualitas suara juga berpengaruh terhadap kualitas hidup, serta dapat mencerminkan kondisi kesehatan fisik dan mental seseorang,” ujarnya.
Meski memiliki peran yang krusial, Ade Palupi mengungkapkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan suara masih tergolong rendah. Banyak orang baru menyadari pentingnya menjaga suara setelah mengalami gangguan, seperti suara serak, kelelahan vokal, hingga kelainan pada pita suara. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga kesehatan untuk terus mengedukasi masyarakat secara berkelanjutan.
Sebagai rumah sakit rujukan nasional sekaligus institusi pendidikan, RSUP Dr. M. Djamil terus berupaya mengembangkan pelayanan di bidang THT-Bedah Kepala Leher, termasuk dalam penanganan gangguan suara. Saat ini, rumah sakit tersebut telah memiliki fasilitas pemeriksaan di Instalasi Diagnostik Terpadu berupa Flexible Laryngoscopy (FOL), yang memungkinkan tenaga medis melakukan visualisasi langsung pita suara sebagai bagian dari deteksi dini yang lebih akurat.
“Ke depannya, kami akan terus meningkatkan sarana dan prasarana serta kualitas pelayanan, dengan harapan dapat mengembangkan layanan yang lebih komprehensif menuju terbentuknya Voice Center di RS Dr. M. Djamil,” tutur drg. Ade Palupi.
Ia juga berharap peringatan World Voice Day ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi titik awal penguatan kolaborasi antara rumah sakit, institusi pendidikan, organisasi profesi, serta masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih kuat dalam mengembangkan pelayanan kesehatan, khususnya di bidang suara, serta membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan World Voice Day 2026 di RSUP Dr. M. Djamil diisi dengan berbagai aktivitas menarik dan edukatif, di antaranya talkshow bertajuk “Do Vocal Hygiene For Your Vocal Health” yang disampaikan oleh dr. Putri Sari Ivanny, Sp.THT-BKL, serta hiburan stand up comedy dan lomba tantangan durasi suara yang turut melibatkan partisipasi pengunjung.
Melalui kegiatan ini, RSUP Dr. M. Djamil tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat perannya sebagai pusat edukasi dan promotif-preventif bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kesehatan suara sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari. (*)
