Padang – RSUP Dr. M. Djamil kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan layanan kesehatan dan penelitian berstandar internasional. Pada Selasa (27/4), rumah sakit ini menjalani kegiatan site selection visit yang dilakukan oleh IQVIA atas nama AstraZeneca.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses penilaian kelayakan rumah sakit untuk terlibat dalam uji klinis berskala global bertajuk Elevate-CKD. Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas obat Elecoglipron dalam menurunkan risiko memburuknya fungsi ginjal serta angka kematian pada pasien dengan penyakit ginjal kronis.
Dalam kegiatan tersebut, tim dari IQVIA melakukan peninjauan menyeluruh terhadap fasilitas rumah sakit, kesiapan sumber daya manusia, sistem pendukung penelitian, serta kepatuhan terhadap standar Good Clinical Practice (GCP). Evaluasi ini bertujuan memastikan kesiapan RSUP Dr. M. Djamil dalam mendukung pelaksanaan uji klinis internasional.
Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSUP Dr. M. Djamil, dr. Maliana, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia menilai kesempatan ini menjadi momentum penting untuk berkontribusi dalam penelitian global sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
“Ini merupakan peluang besar bagi kami untuk terlibat dalam penelitian klinis berskala internasional. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, fasilitas, serta tata kelola penelitian agar mampu memenuhi standar global,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh tim medis dan peneliti, di antaranya Wina Susana, Dr. dr. Harnavi Harun, dr. Zulda Musyarifah, serta dr. Yoshie Anto Chicamy.
RSUP Dr. M. Djamil sendiri telah berkembang menjadi salah satu rumah sakit rujukan nasional dengan berbagai layanan unggulan, termasuk sebagai penyelenggara transplantasi ginjal. Hal ini menjadi nilai tambah dalam mendukung penelitian terkait penyakit ginjal kronis.
Keikutsertaan dalam studi global seperti Elevate-CKD diharapkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan serta membuka akses terhadap terapi inovatif bagi pasien. Manajemen rumah sakit pun optimistis dapat memenuhi seluruh persyaratan dan terpilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan uji klinis tersebut.
