Kerja keras Polres Solok Selatan dalam membangun Zona Integritas (ZI) berbuah manis di penghujung tahun. Satuan kerja ini resmi ditetapkan sebagai salah satu peraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Mabes Polri, Selasa (30/12/2025).
Penetapan ini mengukuhkan Polres Solok Selatan sebagai institusi yang dinilai berhasil mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Predikat WBK tahun ini merupakan pencapaian yang sangat kompetitif. Berdasarkan Keputusan Kapolri, Polres Solok Selatan masuk dalam daftar elit satuan kerja Polri se-Indonesia.
Di tingkat nasional, menjadi salah satu dari hanya 55 Satuan Kerja Polri di seluruh Indonesia yang lolos penilaian ketat.
Untuk tingkat provinsi, di lingkungan Polda Sumatera Barat, hanya tiga satuan kerja yang berhasil meraih predikat WBK tahun ini, yaitu Polres Solok Selatan, Polres Solok, dan Rolog Polda Sumbar
Kapolres Solok Selatan menegaskan, bahwa raihan WBK bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan bukti nyata transformasi mentalitas personel dalam melayani masyarakat Kabupaten Solok Selatan.
“Predikat ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam mewujudkan Polri yang bersih dan transparan. Capaian ini tidak lepas dari dukungan seluruh personel serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi kami,” ungkap Kapolres.
Rencana Strategis Pasca-WBK
Ke depan, Polres Solok Selatan berkomitmen untuk tidak berpuas diri. Beberapa poin keberlanjutan yang ditekankan antara lain mempertahankan integritas, yakni menjaga marwah WBK dengan konsistensi pelayanan tanpa pungutan liar.
Kemudian, Inovasi Pelayanan. Polres akan terus meluncurkan program berbasis teknologi dan kemudahan akses guna mendukung Polri Presisi.
Lalu, Peningkatan Kompetensi. Polres bergerak mengasah profesionalisme SDM di setiap lini pelayanan, mulai dari pengurusan SIM, SKCK, hingga penegakan hukum.
“Capaian ini akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, agar kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya.
