RSUP M. Djamil Perkuat Registrasi Kanker, Tingkatkan Akurasi Data Rumah Sakit Jejaring
PADANG – RSUP Dr. M. Djamil Padang memperkuat kualitas data kanker melalui Workshop Registrasi Kanker Rumah Sakit Jejaring guna mendukung perencanaan pelayanan dan meningkatkan efektivitas penanggulangan kanker secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dibuka secara virtual oleh Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K), Jumat (23/10/2026). Workshop ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit sebagai pengampu layanan kanker regional dalam meningkatkan kapasitas rumah sakit jejaring di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Bengkulu.
Bestari menegaskan, keberhasilan penanggulangan kanker tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi dan kompetensi tenaga medis, tetapi juga oleh ketersediaan data yang akurat, lengkap, dan terstandar sebagai dasar pengambilan keputusan.
“Data registrasi kanker dapat memberikan gambaran mengenai kejadian kanker, karakteristik pasien, distribusi kasus, serta kebutuhan pelayanan. Informasi tersebut menjadi dasar untuk merencanakan pengembangan layanan, mengevaluasi efektivitas program, dan menetapkan prioritas penanggulangan kanker secara lebih tepat,” ujarnya.
Menurutnya, registrasi kanker tidak sekadar menjadi kegiatan pencatatan kasus atau pemenuhan administrasi. Lebih dari itu, registrasi kanker merupakan bagian penting dari sistem informasi kesehatan untuk mendukung penyusunan kebijakan berbasis bukti dan peningkatan mutu pelayanan.
Melalui pengelolaan data yang baik, rumah sakit dapat mengidentifikasi kesenjangan layanan, merencanakan kebutuhan sumber daya, serta menentukan prioritas pengembangan pelayanan kanker sesuai kondisi di lapangan.
Bestari menjelaskan, kualitas data sangat bergantung pada ketelitian setiap tahapan registrasi, mulai dari penemuan kasus, abstraksi data, penentuan stadium, pengodean, hingga verifikasi dan pelaporan. Seluruh proses tersebut harus dilaksanakan sesuai standar agar informasi yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itu, peningkatan kompetensi petugas registrasi kanker menjadi salah satu fokus utama workshop. Para peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pencatatan serta pelaporan di rumah sakit masing-masing.
Selain akurasi data, aspek kerahasiaan dan keamanan informasi pasien juga menjadi perhatian. Pengelolaan registrasi kanker harus tetap menjunjung tinggi etika profesi, melindungi identitas pasien, dan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam arahannya, Bestari menekankan tiga hal penting, yakni peningkatan kompetensi dan profesionalisme petugas, penguatan komitmen terhadap mutu dan validitas data, serta penyusunan rencana tindak lanjut yang terukur setelah workshop.
Ia berharap setiap rumah sakit jejaring dapat mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan registrasi kanker, menetapkan langkah perbaikan, menentukan penanggung jawab, serta menyusun target waktu pelaksanaan yang jelas.
“Keberhasilan workshop tidak cukup diukur dari terlaksananya kegiatan atau bertambahnya pengetahuan peserta. Hasil pembelajaran harus diwujudkan melalui perbaikan nyata dalam sistem registrasi kanker di setiap rumah sakit jejaring,” tegasnya.
Workshop yang dibuka secara virtual tersebut dijadwalkan berlanjut secara luring pada 26–28 Oktober 2026. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Pengampuan Kanker RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Daan Khambri, Sp.B, Subsp. Onk (K), M.Kes, serta Ketua Registrasi Kanker RSUP Dr. M. Djamil, dr. Pamelia Mayorita, Sp.PA, Subsp. M.S. (K).
Workshop menghadirkan narasumber dari Rumah Sakit Kanker Dharmais, Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Anatomik, Ikatan Dokter Indonesia, serta sejumlah pihak terkait.
Melalui kegiatan ini, RSUP Dr. M. Djamil berharap koordinasi dan kapasitas rumah sakit jejaring semakin kuat sehingga pengelolaan data kanker menjadi lebih akurat dan berkesinambungan. Dengan demikian, data yang berkualitas dapat menjadi landasan bagi perencanaan pelayanan dan strategi penanggulangan kanker yang lebih efektif.
