Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

RS M. Djamil Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Teguhkan Patriotisme dan Empati dalam Pelayanan



PADANG – RSUP Dr. M. Djamil Padang memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 melalui upacara yang berlangsung khidmat di pelataran parkir Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan, Rabu (28/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat semangat nasionalisme, pengabdian, dan kepedulian dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Upacara diikuti jajaran direksi dan pegawai rumah sakit di bawah naungan Kementerian Kesehatan RI. Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema tersebut menekankan pentingnya membangun karakter generasi penerus bangsa yang mencintai tanah air, pantang menyerah menghadapi tantangan, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Dalam amanat yang dibacakan, disampaikan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya diukur melalui pembangunan infrastruktur, perkembangan teknologi, maupun pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu, kemajuan sejati berawal dari kualitas manusia, kekuatan karakter, semangat perjuangan, dan kepedulian sosial.

“Patriotik yang mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan pengabdian dan tindakan nyata. Gigih yang tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, serta berempati dengan merasakan kesulitan sesama,” demikian pesan dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga.

Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dengan tugas insan kesehatan yang setiap hari memberikan pelayanan kepada masyarakat. Patriotisme diwujudkan melalui dedikasi dalam menjalankan profesi, kegigihan melalui upaya meningkatkan mutu pelayanan, serta empati melalui perhatian terhadap kebutuhan pasien dan keluarganya.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dovy Djanas, menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut perlu menjadi bagian dari budaya kerja rumah sakit.

“Sebagai rumah sakit Kementerian Kesehatan, RS M. Djamil memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh tindakan medis dan kecanggihan fasilitas, tetapi juga oleh pendekatan humanis dalam setiap interaksi dengan pasien. Sikap ramah, komunikasi yang baik, kemampuan mendengarkan, serta penghormatan terhadap martabat pasien menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Selain itu, peningkatan kompetensi, pengembangan inovasi, perbaikan proses pelayanan, dan penguatan profesionalisme harus terus dilakukan untuk menjawab tantangan dunia kesehatan yang semakin berkembang.

Keberhasilan pelayanan rumah sakit juga membutuhkan kolaborasi seluruh unsur, mulai dari tenaga medis, tenaga kesehatan, hingga tenaga pendukung lainnya. Sinergi dan rasa tanggung jawab bersama menjadi kunci dalam memastikan pelayanan berjalan optimal.

Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, memperkuat integritas, dan membangun lingkungan kerja yang saling menghargai demi kepentingan masyarakat.

Dalam amanat tersebut, generasi muda juga diajak untuk memiliki cita-cita tinggi, bekerja keras, serta menjaga keseimbangan antara ketangguhan dan kelembutan hati.

“Jadilah manusia yang kuat, tetapi jangan kehilangan kelembutan hati. Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.

Melalui peringatan ini, RSUP Dr. M. Djamil berharap semangat Sumpah Pemuda terus menjadi inspirasi bagi seluruh pegawai untuk meningkatkan pengabdian, memperkuat kerja sama, dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, serta berorientasi pada kemanusiaan.