Operasi Patuh 2026, Polresta Padang Utamakan Edukasi dan Keselamatan Pengendara
PADANG – Polresta Padang, Sumatera Barat, mengutamakan edukasi dan pencegahan dalam pelaksanaan Operasi Patuh 2026. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas sekaligus menekan risiko kecelakaan di jalan raya.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, mengatakan operasi yang dimulai pada 26 Oktober 2026 tersebut lebih mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif dibandingkan penindakan.
“Fokus operasi tahun ini adalah mengedukasi pengendara untuk mengubah perilaku dan meningkatkan tertib berlalu lintas, bukan menindak pelanggar,” ujarnya di Padang, Kamis (29/10/2026).
Dalam tiga hari pertama pelaksanaan operasi, petugas telah melaksanakan 833 kegiatan edukasi langsung melalui pembagian selebaran, stiker, brosur, dan bahan imbauan keselamatan kepada masyarakat.
Selain itu, terdapat lebih dari 447 kegiatan penyebaran konten edukasi keselamatan berlalu lintas melalui media sosial, media elektronik, dan media cetak.
Edukasi juga menyasar pelajar dan orang tua, terutama mengenai persyaratan usia dan kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM), penggunaan helm, serta risiko berkendara tanpa mematuhi aturan.
Petugas turut berdialog dengan pengemudi ojek daring, kurir, angkutan umum, komunitas kendaraan roda dua, dan operator logistik untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan di jalan raya.
Pada aspek preventif, Satlantas Polresta Padang telah melaksanakan lebih dari 890 kegiatan yang meliputi pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli di sejumlah titik rawan maupun lokasi dengan aktivitas lalu lintas tinggi.
Penempatan personel difokuskan pada kawasan pintu masuk sekolah, persimpangan, pasar, serta jalur arteri yang berpotensi menimbulkan kepadatan dan risiko kecelakaan.
Riwal menegaskan, penindakan menjadi langkah terakhir dalam operasi yang berlangsung hingga 8 November 2026. Penindakan dibatasi pada pelanggaran kasatmata yang berpotensi membahayakan keselamatan, seperti tidak menggunakan helm dan melawan arus.
Hingga Kamis, polisi mencatat 19 penindakan melalui sistem elektronik dan memberikan teguran kepada 450 pengendara.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap pelaksanaan Operasi Patuh 2026, selama tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
“Yang penting, patuhi aturan lalu lintas saat berkendara,” katanya.
Melalui operasi ini, Polresta Padang berharap tumbuh kesadaran berlalu lintas yang berkelanjutan, sehingga keselamatan menjadi kebutuhan dan tanggung jawab bersama, bukan semata-mata karena adanya pengawasan petugas.
