Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Momen Unik Pemenang Gebyar Pajak 2026, Sempat Mengira Ditipu Dirlantas Polda Sumbar


PADANG — Momen unik terjadi dalam pengundian Gebyar Pajak Kota Padang 2026 yang digelar Bapenda Sumatera Barat saat Car Free Day (CFD) di depan Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (30/8/2026).

Salah seorang pemenang hadiah sempat mengira dirinya menjadi korban penipuan ketika dihubungi langsung melalui telepon oleh Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq. Karena banyaknya modus penipuan melalui telepon, pemenang awalnya tidak percaya bahwa dirinya benar-benar mendapatkan hadiah.

Percakapan yang menggunakan speaker phone tersebut sempat mengundang tawa masyarakat yang menyaksikan langsung proses pengundian. Setelah dijelaskan bahwa panggilan tersebut merupakan bagian dari pengundian resmi Gebyar Pajak, pemenang akhirnya percaya.

Momen serupa juga terjadi ketika Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghubungi salah seorang pemenang. Untuk meyakinkan penerima hadiah, komunikasi kemudian dilakukan melalui video call agar pemenang dapat melihat langsung suasana pengundian.

Gebyar Pajak Kota Padang 2026 merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada masyarakat yang taat membayar pajak kendaraan. Pengundian dilakukan secara terbuka dengan hadiah utama berupa empat paket umrah, tiga unit sepeda listrik, emas 5 gram, mesin cuci, serta berbagai hadiah menarik lainnya.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyampaikan bahwa kepatuhan membayar pajak merupakan bentuk gotong royong masyarakat dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik. Sementara Kepala Bapenda Sumbar, Al Amin, berharap program tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan tepat waktu.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq mengapresiasi sikap kehati-hatian masyarakat, namun mengingatkan agar setiap informasi mengenai hadiah atau program pemerintah selalu diverifikasi melalui saluran resmi.

Gebyar Pajak Kota Padang 2026 mengusung tema “Apresiasi Taat Pajak, untuk Membangun Sumbar Bermartabat” dan diharapkan dapat mendorong kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan daerah.