Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Lemhannas Goes to Campus di UNAND, Generasi Muda Didorong Perkuat Nasionalisme di Era Borderless



PADANG – Ketahanan nasional tidak hanya ditentukan oleh kekuatan militer, tetapi juga dipengaruhi berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam kegiatan Lemhannas Goes to Campus yang digelar di Universitas Andalas (UNAND).

Dalam kegiatan tersebut, disampaikan bahwa ketahanan nasional dibangun melalui delapan aspek yang saling berkaitan, yakni ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, sumber kekayaan alam, demografi, serta geografi.

Aspek sosial budaya dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Kualitas SDM menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemampuan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di tingkat nasional maupun global.

Karena itu, generasi muda didorong untuk memiliki pemahaman yang baik mengenai geopolitik sekaligus memperkuat kesadaran kebangsaan. Nasionalisme dinilai perlu terus ditanamkan di tengah perkembangan dunia yang semakin tanpa batas (borderless).

Nilai-nilai kebangsaan tersebut dapat tumbuh dari kekuatan budaya yang telah hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Salah satunya adalah falsafah masyarakat Sumatera Barat, “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”, yang dinilai dapat menjadi salah satu kekuatan dalam membangun karakter masyarakat.

Selain itu, institusi pendidikan juga didorong untuk terus menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan akademik. Nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dipahami secara konseptual, tetapi harus dihayati dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai Pancasila harus terus diinternalisasi dan menjadi bagian penting dalam pendidikan, termasuk melalui pembelajaran di perguruan tinggi,” katanya.

Penanaman Pohon Warnai Dies Natalis ke-70 UNAND

Kegiatan Lemhannas Goes to Campus di UNAND turut dirangkaikan dengan penanaman pohon Andalas dan Tabebuya sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas.

Penanaman pohon tersebut menjadi simbol komitmen UNAND dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat nilai keberlanjutan dalam kehidupan kampus.

Melalui kegiatan Lemhannas Goes to Campus, UNAND tidak hanya menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai ketahanan nasional, tetapi juga menjadi wadah untuk mendorong mahasiswa mengambil peran aktif dalam menjaga kepentingan nasional.

Generasi muda diharapkan mampu memperkuat nasionalisme, mengembangkan kompetensi, serta menghadapi berbagai tantangan global tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai kebangsaan.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa membangun ketahanan nasional merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kontribusi seluruh elemen bangsa, termasuk generasi muda dan lingkungan perguruan tinggi.