Anggra Islami Dasya Selaku Ketua Aliansi Mahasiswa Solok


Solok -Lintasinter.com- Aliansi Mahasiswa Solok menyayangkan pelaksanaan nota kesepakatan antara Aliansi Mahasiswa Solok dengan Pimpinan DPRD dan Ketua Fraksi DPRD Kabupaten Solok guna mengakhiri permasalahan yang terjadi secara damai dan rekonsiliasi.

Nota Kesepakatan yang telah ditandatangani Ketua Umum Aliansi Mahasiswa Solok bersama Pimpinan DPRD dan Pimpinan Fraksi 26 Agustus 2021 lalu, sebagai berikut:

1. Pemerintah daerah yaitu kepala daerah dan DPRD menghasilkan RPJMD yang sah baik secara material maupun formil.

2. Memaparkan hasil RPJMD yang sah dan program unggulan untuk kemajuan Kabupaten Solok.

3. Anggota DPRD yang melakukan permintaan maaf masyarakat Kabupaten Solok secara terbuka yang disiarkan di media-media.

4. Badan kehormatan agar memproses anggota DPRD yang terlibat dalam aksi kericuhan sidang rapat paripurna 18 Agustus 2021.

5. Meminta Bupati agar menimbang kembali perubahan atas Perbup nomor 60 tahun 2020 yang dikeluarkan tentang sistem dan prosedur pengelolaan keuangan daerah.

6. Badan Kehormatan agar menjalankan perannya dengan sebaik-baiknya sebagaimana amanah konstitusi yang ditetapkan.

Ketua Aliansi Mahasiswa Solok saat dihubungi melalui via telepon Rabu (5/1/22) mengatakan, dirinya sangat menyayangkan belum terlaksananya Nota Kesepekatan tersebut.

"Hingga saat ini belum ada terlaksana satupun dari enam (6) poin kesepakatan yang telah ditanda tangani. Sudah pernah kami coba konfirmasi, namun hanya mendapat jawaban, seiringnya waktu akan terlaksana," Pungkasnya.

Dirinya berharap kepada Pimpinan DPRD  beserta Ketua Fraksi, kesepakatan tersebut secepatnya dilaksanakan agar tidak menimbulkan permasalahan yang lain.

"Kita semua tentunya tetap mengawal kesepakatan tersebut. Agar tidak ada permasalahan yang lain dan bisa fokus berasama-sama menjalankan visi-misi Kabupaten Solok ini," katanya. 

Senada dengan itu, salah seorang masyarakat Kabupaten Solok juga berkomentar terkait nota kesepakatan tersebut, dia mengatakan hingga saat ini realisasi perjanjian antara DPRD Kabupaten Solok dan Aliansi Mahasiswa Solok belum terlaksana sesuai dengan tuntutan oleh Mahasiswa tersebut.

Dirinya berharap kesepakatan antara mahasiswa dan DPRD bisa segera terwujud, tentu itu semua nantinya akan membawa perubahan yang lebih baik untuk masyarakat Kabupaten Solok. (ZH)

 
Top